jump to navigation

Perangkat teknologi portable kawan atau lawan Oktober 8, 2009

Posted by arisumarsono in Uncategorized.
trackback

Sebuah pertanyaan yang menjadi tantangan kita semua  pada insan pendidikan, perangkat teknologi yang mahal itu pada saatnya mulai terjangkau dan ketika setiap aspek meliriknya menjadikan sasaran yang positip dan negatip.guru dan kompt1

Teknologi berkembang menjadi ”candu” atau ”madu” yang menarik bagi setiap anak untuk ikut menikmatinya, bahkan dunia industri menjadikan ladang ini dalam target opeasionalnya.

Institusi pendidikan tentunya tidak bisa diam saja menunggu akibat dan efek yang menjadi penyerta perkembangan teknologi ini.  Menjadi tugas kita bersama memberikan, mengisi serta menjawab  tantangan ini.

Tantangan adalah peluang untuk memanfaatkan teknologi ini sebagai salah satu tulang-punggung  pengembangan teknologi pembelajaran memberikan kesempatan pada kita insan pendidikan lebih berkreasi.

Perangkat berteknologi semacam TV, Handphone, Komputer yang pada awalnya merupakan barang mahal namun pada saat ini sudah banyak terjangkau dan hampir setiap rumah atau siswa memilikinya,  bahkan sudah menjadi kebutuhan. Tingkat kebutuhan inilah yang sebaiknya kita arahkan pada hal yang lebih positip terutama pada anak-anak didik kita, dan bukan hanya sekedar hiburan semata namun sudah mengarah pada hiburan dengan muatan edukasi yang lebih baik.

Perkembangan teknologi informasi dijawab oleh Dikpora Prop DIY dengan pembangunan portal pendidikan interaktif  melalui program  JLG (Jogja Learning Gateway) bersama ’jogjabelarnya’ , pada saat ini (2009)  siap dengan 75 judul materi pembelajaran berbasis web  dan 150 judul metari pembelajarn interaktif yang dapat diunduh,  disamping ratusan program-program pembelajaran yang lalu.  Materi ini dirancang dan diunggah oleh guru-guru terbaik yang diusulkan oleh sekolah-sekolah potensial di provinsi ini.

Tantangan terbaru yang mulai terdengar dalam dunia teknologi adalah pemanfaatan perangkat portable yang mobile dan tekoneksi pada internet menjadikan portal pendidikan harus juga berbenah diri dalam perkembangannya.  Pada 2010 pembelajaran berbasis video dan audio streaming  telah dirancang sebagai  salah satu kegiatan yang akan dikembangkan oleh dinas Dikpora Prop DIY melalui BTKP.  Pemanfaatan dan pengisian konten yang bermutu dan menghibur akan mempercepat dan mempermudah anak didik kita dalam menyerap materi-materi pembelajaran, sehingga kedepan peningkatan hasil  dapat lebih signifikan.

Sehingga pada insan pendidikan yang telah berjasa dalam pengembangan dan peningkatan ini pemerintah daerah Prop DIY dapat memberikan penghargaan pada mereka yang aktif, merupakan salah satu agenda dari DIKPORA Prop DIY dalam memacu meningkatkan kualitas penggunaan perangkat TIK (Teknologi Indformasi & Komunikasi) ini, melaui BTKP guru-guru yang berhasil menyusun dan mengembangkan teknologi pembelajaran ini akan mendapakan sertifikat yang dapat menunjang salah satu kredit pointnya serta dana pengembangan yang setiap tahun akan ditingkatkan kualitasnya.

Dengan adanya ”award” yang diberikan oleh Pustekkom dalam kegiatan edukasi game ini diharapkan dapat lebih memacu siswa untuk menggunakan perangkat teknologi ini ”pada jalur yang benar”, sehingga kedepan  dapat memacu para pendidik kita untuk ber”kreasi” lebih baik lagi.

Kendala bukannya tidak ada, namun dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, baik pemerintah daerah maupun pusat dapat bersinergi untuk saling memerperkuat  sehingga out-comes yang kita harapkan dapat mendekati tujuan.

Keterbatasan penyediaan layanan internet dapat direduksi dengan pemberian materi-materi berupa ”local content” yang bermutu. Namun demikian layanan akan informasi pada dunia global juga musti kita beri tempat, sehingga ”jalan raya pendididkan”  JARDIKNAS dapat termanfaatkan secara optimal. Perangkat keras pendukung yang ada di Dikpora DIY inipun sudah mulai ketinggalan teknologi seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan TIK.  Namun demikian dengan segala kekurangan yang ada ini upaya peningkatan mutu pembembelajaran dengan TIK ini tetap akan dioptimalkan.

Secara nasional Pustekkom sebagai penanggung jawab pertama dalam mengampu perkembangan teknologi pembelajaran juga telah menjawab melaului program-program yang sekarang sedang kita lihat ini, perkembangan positip ini akan menjadi salah satu tahapan bagi insan pendidikan di tingkat lokal untuk menjawab tantangan ini, mampukah kita memberikan hasil yang terbaik?.  Kompetisi berbasis  teknologi informasi ini  semoga menjadi ”madu” yang  akan meberi kekuatan pada anak-anak kita untuk berkembang dan sukses secara nasional bahkan pada tingkat internasional, dan jangan menjadi ”racun” yang malah akan menjerumuskan kita semua, mari kita jawab tantangan ini dan selamat berlomba.

Pustaka :

http://www.jogjabelajar.org
http://www2.jogjabelajar.org/web2009/

http://www.jogjastreamers.com

http://www.kplaylist.net/

http://www.icecast.org/
http://www.edu-games.com/

http://pustekkom.depdiknas.go.id

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: